Ceritaku :D
I
Kembali aku tersadar bahwa apa yang aku rasakan sekarang adalah suatu kesalahan. Seperti dulu, seperti Ketika untuk pertama kali aku jatuh cinta pada seorang pria, aku tahu aku telah membuat kesalahan. Tapi, bagaimana mungkin aku bisa menolak rasa ini, sedangkan dia begitu hebat dimataku. Seorang kerempeng yang menawan, dengan senyuman khasnya dia telah membuatku merasa orang paling bego di dunia. Mungkin hanya lapangan sepak bola Armshire yang bisa mengerti perasaanku terhadap pria itu. Karena disanalah aku selalu bercerita kepada diriku sendiri, mengeluh. Mengeluh tentang rasa yang seharusnya aku buang jauh jauh.
Beruntung aku diselamatkan oleh mandor Pourt inc. yang memindah tugaskan dia kebagian lain sehingga sekarang aku lebih jarang bertemu dia lagi. Tapi kawan, berpisah dari orang yang kita sayangi bukanlah hal yang mudah, Ketika pertama kami berpisah, aku tidak tahan dengan perasaan yang selama ini orang orang bilang dengan rindu. Sebuah reaksi wajar tapi sangat aku benci. Sesibuk apapun aku bekerja, aku tidak dapat berhenti melupakan senyuman hebat dari seorang kerempeng tersebut. Tapi aku harus bisa, aku bertekad untuk melupakan dia. Dan aku berhasil. 1 bulan kami tidak bertemu secara intense, rasa yang pernah menggerogoti hati ini sekarang hilang, berganti dengan perasaan bebas yang luar biasa dahsyatnya. Ya, aku bebas sekarang, bebas untuk berperasaan. Perasaan aku tidak dimonopoli lagi oleh suatu perasaan yang disebut dengan cinta. Dan Aku saangat senang karenanya. Tapi aku melupakan satu hal, roda selalu berputar, dan aku tidak dapat menahan lajunya. Laju yang terkadang kita rasa sangat cepat.
Ada seorang staf baru masuk di tempatku bekerja. Seorang luar kota dengan perawakan 10 cm lebih pendek dari aku. Seorang yang tidak punya wajah terlalu menarik tapi punya sesuatu yang membuat aku merasakan getaran yang aku hindari. Dan aku mulai ngeri membayangkan kedepannya akan sepereti apa. 1 bulan sudah berlalu,dan aku mulai berpikir tentang kebenaran perkataan orang orang, ketika kita bertemu dengan seseorang dan berinteraksi intens dengan dia, bahkan terlalu intense, akan ada perasaan yang berbeda terhadap dia. Dan setelah kami bekerjasama dalam satu tim selama kurang lebih 2 bulan, kembali aku merasa dibegokan dengan perasaan ini. Sial!!aku jatuh cinta lagi sama dia. Kalau dilihat dari kedekatan kami, mungkin sangat wajar bila akhirnya aku bisa jatuh cinta kepada si luar kota ini, sikapnya yang sok cuek sangat menarik perhatian, ditambah lagi setiap pulang kerja kami selalu menyempatkan untuk jalan atau dinner di akhir pekan. Untuk orang seperti aku, itu adalah semacam kompor yang selalu memanasi perasaan. Salah siapa coba.siapa???aku lagi???? Bukan salah aku, bukan!!! Salahkan saja perasaanku yang tidak bisa memilah orang. Kenapa harus dia??!! Hey perasan!!! kamu tahu, aku dekat dengan dia bukan karena ku mau jatuh cinta dengan dia, aku dekat dengan dia karena aku mau ada yang mendengarkan setiap aku ngoceh yang tidak jelas!!kenapa kamu gak pernah mengerti tentang hal ini???dasar perasaan!!egois!akupun terus menyalahkan persasaan yang tidak akan bisa berkompromi dengan akalku..
Aku sudah tidak tahan dengan dia, hingga waktu itu aku putuskan untuk berbicara kepada dia tentang perasaanku. Tentang sesuatu yang aku hindari. Setelah pulang kerja dan makan aku mengajak dia untuk mengobrol serius tentang perasaanku. Dan kamu tahu apa reaksinya???of course NO baybe!!!! OF COURSE!!suatu nilai mutlak yang sudah pasti kebenarnnya. Sebenarnya aku sudah menduga dia bakal menjawab hal ini, tapi lagi lagi aku begitu berani (atau bahkan bodoh) telah mengatakan hal ini. Dan lihatlah apa yang telah aku lakukan karena menuruti perasaan bodoh ini?!!!MALU!!aku malu bertemu dengan dia….meskipun dia ternyat orang baik dan masih mau bergaul dengan aku setelah aku berbicara tentang perasaan aku terhadap dia, tapi tetap saja aku malu..malu!
1 tahun hampir berlalu dan jadilah aku yang sekarang. Dan kamu tahu apa yang sedang terjadi dengan perasaanku sekarang?? Kalimat pertama dari isi tulisan ini adalah jawabannya. Kembali aku berkenalan dengan rasa yang bisa meneror aku lagi. Kalian tidak perlu tau orangnya sekarang siapa. Yang harus kalian tahu adalah, cinta itu tidak akan pernah benar benar menghampiri orang seperti aku. Dan kalian harus beruntung bisa dihinggapi perasaan yang disebut cinta.
Perkenalkan kawan, aku adalah pria bodoh yang
Tidak akan pernah faham dengan perasaannya
3-H
Filed under: Write and write | 4 Komentar
Tag:cinta, gay, ssa, teman



i see, semua orang pernah seperti itu
tapi bagusnya sih jangan
*sotoy*
???????
maksudnya???
sotoy nya dmana??
hihi
ih…
gay…..
hahaha…..
fiktif bang…
haha